Bab 30. Kekhawatiran yang Ditutupi

2554 Words

Di tengah sore yang cerah, Jelena tiba dengan langkah ringan dan senyum lembut di bibirnya saat dia menemui Jasmine. Dia datang membawakan kabar gembira bahwa John dan Emma merasa sangat puas dengan trip mereka di kota New York. “Jasmine, pekerjaanku bisa diselesaikan lebih awal, besok biar aku saja yang menemani mereka. Kau bisa menikmati waktu liburanmu,” ucap Jelena bersemangat. Dia tahu pasti adik tercintanya itu ingin berlibur menikmati kota New York. Itu kenapa dia memutuskan menggantikan adiknya. Jasmine menghempaskan tubuhnya di ranjang seraya berkata, “Akhirnya aku bisa berbaring! Kakiku sepertinya mati rasa.” Jelena tersenyum melihat Jasmine yang kelelahan. “Apa harimu begitu melelahkan, hm?” Jasmine mengambil bantal, dan memeluk bantal itu erat. “Aku sudah terbiasa dengan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD