#22 (1)

1317 Words

Setyo menatap langit-langit kamar yang saat ini ditempatinya.             Dia memutuskan untuk menginap di rumah Aulia, meskipun rumah kontrakannya ada di samping rumah sang pacar. Cowok itu merasa tak tenang, entah kenapa. Padahal, Aulia sudah setuju akan bertunangan dengannya, asalkan Setyo berbicara mengenai keseriusannya ini kepada orang tuanya. Dan Setyo berencana untuk membicarakannya besok. Itulah alasan yang dia pakai agar bisa menginap di rumah Aulia, meskipun awalnya Austine menolak dan berkata bahwa alasan itu hanyalah dibuat-buat oleh Setyo.             Menghela napas panjang, Setyo bangkit dari posisi berbaringnya. Cowok itu mengambil ponsel yang berada di atas meja di samping ranjang dan melihat angka yang tertera di sana. Sudah pukul satu dini hari dan dia masih belum bisa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD