EXTRA CHAPTER AWA DAN PELANGI AWAN POV Previously on Extra Chapter Awan and Pelangi . . . “I will never let you go, Pelangi.” Aku tahu seharusnya kata – kata itu tidak membuat aku panas, tapi nyatanya, kata – kata manis seperti itu seharusnya ilegal jika keluar dari bibir seorang laki – laki seperti Awan. Mungkin dia tidak bermaksud apa – apa, itu hanya kata – kata yang dia gunakan agar aku tenang, tapi rasanya . . . aku ingin meledak. Bisa – bisanya dia berkata begitu dengan mudah dan tanpa masalah sementara aku di sini sudah akan melayang. Awan menarik aku pelan, membawa kaki kami melanjutkan perjalanan di koridor toko furnitur di bawah kegelapan. Rasanya hening sekali, seperti tidak ada orang lain di dalam toko ini. Langkah kaki kami menggema sangat keras hingga tidak ada sua

