Bab 36

733 Words

Suara langkah Jessi terdengar ragu-ragu di telinganya sendiri. Ia menarik ransel yang ada di punggungnya lebih keras lagi, tekad itu sudah terbentuk dan Jessi tidak akan goyah. Setelah meninggalkan kelas, tentu sesudah melewati beberapa waktu membosankan bersama materi materi yang bahkan tidak masuk ke dalam otak Jessi dengan baik, gadis itu memutuskan untuk menghentikan distraksi dari semua orang, dari semua hal yang ia bisa untuk melakukan hal ini. Ia tidak peduli dengan Jason dan Alex yang terus mencoba mengajaknya berbicara setelah insiden kemarin. Mengabaikan Diana yang terus mengiriminya pesan, berbasa basi mengajaknya pergi ke toko buku bersama dan mengacuhkan William yang tak bisa berhenti membicarakan soal pertukaran loker. Aneh, mereka bahkan tak menyerah untuk sekadar mendekat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD