Bab 26

1044 Words

Rintik hujan di luar, membuat embun-embun tebal tercetak jelas di bagian luar jendela. Tirai kekuningan yang dibuka, memberi kesan hangat dan dingin di saat yang bersamaan. Anginnya terlalu kencang, menyelinap masuk ke dalam celah-celah jendela kayu yang dilapisi kaca terbaik kota New York. Membuat tubuh wanita yang usianya hampir menginjak kepala lima itu pada beberapa tahun ke depan mengeratkan pelukannya. Ia berlindung di bawah dekapan selimut tebal yang hangat. Berwarna biru, secerah langit, duduk di dekat jendela yang justru menampilkan sebaliknya. “Kau sudah memutuskan?” Suara rendah dan lantang yang berasal dari pria di hadapannya membuat wanita itu sedikit bergidik. Ia menyesap cepat cokelat panas di dalam cangkir gendutnya yang berwarna putih. Membiarkan uap-uap panas yang menge

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD