School (two)

1003 Words

 SYIFA PAGI ini aku sudah bersiap-siap dengan seragam olahragaku. Hari ini merupakan hari Sabtu dan seperti biasanya, peraturan di sekolahku mengaharuskan siswa dan tak terkecuali staf pengajar untuk mengikuti senam pagi. Aku berdiri di depan cermin dengan senyum yang terus mengembang. Bukan karena penampilanku hari ini, bukan. Melainkan karena mengingat kejadian semalam, dimana mas Ridwan tertidur sambil mendekapku dalam pelukannya. Ah kurasa wajahku sudah bersemu merah sekarang. "Udah cantik kok, gadis kecilku gak takut telat kesekolahnya?" Mas Ridwan sejak kapan berdiri disana?- rasanya aku malu kalau dia melihat ku tersenyum gaje seperti tadi. "Hehe, ya udah mas, yuk berangkat". Ajakku pada mas Ridwan. Mulai hari ini dan mungkin seterusnya semoga saja, mas Ridwan akan menganta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD