Bab 45

1124 Words

"Tuan Roger!" Najma langsung turun dari tempat tidur Wilson menepi di besi yang menjadi kerangka tempat tidur itu. Roger melangkah lebih dekat pada mereka. Pertama pandangannya mengarah pada Najma, lalu Wilson. "Apa kedatanganku mengganggu kalian?" Wilson langsung tersenyum agar Roger tak salah sangka. "Tentu tidak, tuan. Nona Najma sedang menyuapiku karena aku belum bisa menggunakan tangan sendiri untuk makan. Itu pun dia harus memaksaku karena aku tidak suka bubur." Wilson menghembuskan nafas samar. "Rumah sakit ini aneh. Masak aku yang sehat begini diberi makan bubur." Roger menaruh tempat makan susun yang dibawanya ke atas nakas. "Ini ada makanan yang sengaja aku bawa dari rumah. Kamu pasti menyukainya." Mata Wilson melebar. "Wah, terima kasih sekali anda sampai mau membawakan mak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD