Tumpukan Album Kenangan

2057 Words

Sora menyadari bahwa apa yang ia lakukan adalah sebuah kebodohan yang hakiki. Sora pun akhirnya berbalik. Menarik napas dalam. Dan mulai mengetuk pintu. "Assalamualaikum." Sora mengucap salam agak keras, supaya cepat ada orang yang mendengar. Sora mengetuk pintu sekali lagi. Dan ia mulai menunggu. Sampai mendengar suara pengunci pintu yang digeser. Sora pun segera mempersiapkan diri, untuk siapa pun yang sedang membukakan pintu untuknya ini. Harapan Sora sih semoga saja Samran. Tapi tentu saja, Sora tetap memikirkan segala kemungkinan terburuk yang akan terjadi. Dan ternyata, seseorang yang membukakan pintu adalah Bu Harumi. Wanita itu memakai mukena, sudah jelas ia habis melakukan sholat Dzuhur. Sora langsung memberikan senyuman terbaik. "Lho, Nak Sora. Ayo sini mari masuk, Nak." Bu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD