Mata Irfan Memanas Menatap Wajah Mungil Nan Lucu Yang Tertidur Lelap Dikeranjang Bayi. Ia Mengusap Pelan Pipi Bayi Itu Sambil Menangis. Bagaimana Tidak ? Wajah Anak Perempuannya Mirip Sekali Dengan Ishycha, Membuat Dirinya Kembali Teringat Dengan Sang Istri. “ Nanti Anaknya Pasti Mirip Sama Aku ! “ “ Enggak Lah Pasti Mirip Aku ! ” “ Mirip Aku Ih , Irfan ! ” Irfan Tersenyum Mengingat Perdebatan Kecil Antara Dirinya Dan Ishycha Saat Membicarakan Nanti Anak Mereka Akan Mirip Dengan Siapa . " Anak Kita Mirip Sama Kamu , Ca ! " Kata Irfan Seraya Mencium Kedua Anaknya. “ Irfan ! ” Panggil Seorang Wanita Dan Ternyata Itu Adalah Ibunya. “ Ssst ! “ Irfan Berdesis Memperingati Ibunya Agar Tidak Berisik Mengganggu Kedua Anaknya Yang Terlelap . Sila Pu

