Saat weekend tiba, hari ini Revan dan Adelio sepakat untuk pergi ke WBL bersama pasangannya. Revan menggunakan Jeep dan Adelio menggunakan Audi terbaru. Saat perjalan, Tara dan Elisia pergi ke minimarket untuk memborong Snack dan minuman. Keduanya keluar dari minimarket dengan 2 kantong penuh.
"Udah belanjanya" ucap Revan
"Udah bos" ucap Rania yang jadi Tara
"Kamu puas belanja 2 kantong penuh" ledek Revan
"Alhamdulillah puas banget, bos sendiri yang nawarin, jadi semua yang Kusuka kubeli, mumpung gratis. Makasih banyak bos" ucap Tara santai
"Tapi kenapa harus sebanyak itu" gerutu Revan
"Karena saya suka makan bos, apa bos nggak ikhlas" ucap Tara
"Ikhlas, tapi kamu bisa menghabiskan semuanya" ucap Revan
"Nggak dong bos, 1 buat nanti di rumah, 1 buat kita ke WBL, lihat Elis juga"
"Hmm, iya nih cewek pada doyan makan" gerutu Revan sambil memandang Elisia yang bersama Adelio
"Kenapa bro, marah-marah terus, cewek memang gitu suka belanja untung cuma makanan coba pakaian, tas, perhiasan mampus dompet kita" ucap Adelio santai
"Betul juga sih" ucap Revan mengiyakan Adelio
"Sayang mau sampai kapan ngobrolnya, kita jadi jalan ke WBL, nggak sih" gerutu Elisia
"Sorry yang, ini Revan rewel kayak emak-emak" ucap Adelio santai
"Lo ngatain gue" ucap Revan
"Bos, ayolah berangkat, keburu siang" ucap Tara
"Iya" ucap Revan
"Yaudah bro, kita berangkat keburu dihajar sama 2 cewek ini" ucap Adelio
"Ok" ucap Revan
Adelio dan Revan kembali ke mobil masing-masing. Keduanya kembali melanjutkan perjalanan ke WBL. Setelah 1,5 jam akhirnya sampai ke tempat tujuan.
Revan masih diparkiran karena lagi menghubungi Jose untuk menangani pekerjaan. Adelio antre untuk membeli tiket masuk sementara Tara dan Elisia asyik selfie di objek yang menarik.
Setelah 15 menit Revan menuju pintu tiket, dan terlihat Adelio, namun mengerutkan kening ketika melihat duo Tara dan Elisia yang asyik berfoto. Revan menghampiri duo cewek
"Dasar cewek, dimana-mana selfie, lihat tuh muka emang cocok selfie" tegur Revan
"Cocok lah, emang bos muka kecut terus" ucap Tara santai
"Tara Lo nyebelin amat jadi orang" gerutu Revan
"Terserah saya bos" ucap Tara
Melihat Revan beradu mulut dengan Tara, Adelio pergi menuju mereka bertiga
"Stop, jangan bertengkar mulu, nanti kita jadi bahan gosip orang" ucap Adelio mengingatkan
"Dia dulu yang mulu, aku asyik selfie sama Elis, muncul dan nyrecokin" gerutu Tara
"Iya yang, temanmu aneh, cari gara-gara mulu sama Tara" ucap Elisia
"Revan, Lo harus ngalah deh, kali-kali masa' bertengkar mulu, atau jangan-jangan kalian jodoh" ucap Adelio santai
"Nggak mau" ucap Revan dan Tara serempak
"Tuh kan kompak" ucap Adelio"
Apaan sih bro, kalau ngomong jangan asal ucap, gue nggak mau punya jodoh nyebelin kayak dia" sindir Revan yang memandang Tara
"Saya juga nggak mau bos" ucap Tara kesal
"Ok, daripada debat, mending sekarang kita masuk ke dalam" ucap Adelio
"Tapi aku masih mau selfie di sekitar sini" ucap Elisa
"Jangan membantah, apa mau nggak beli oleh-oleh" ancam Adelio
"Iya deh" ucap Elisa
"Bagus sayang" ucap Adelio sambil membelai rambut Elisia
Melihat tingkah Adelio, Revan menghela nafas kasar, bertanya-tanya kapan sahabatnya jadi seperti itu padahal sikapnya dulu lebih dingin daripada dia.