Brugh!! "Kamu kenapa sih, sampai nubruk orang?! Jalan yang bener, pakai matanya." Gerutu kapten Ryu lagi dengan wajah cemberut. Pritha hanya nyengir kuda, pose seperti ini benernya lebih terlihat seperti orang bodoh, cuma itu yang terjadi. Sambil menggaruk-garuk kepalanya dia meringis menatap ke arah sang suami. "Hehe, maaf, Mas. Aku gak ngeliat tadi, soalnya kamu ngerem mendadak..." ucapnya dengan salah tingkah. "Ngerem mendadak-ngerem mendadak, kamu kira aku kendaraan?" Gerutu sang kapten lagi dengan wajah kecut, sepertinya kekesalan sang kapten masih belum berkurang satu persen pun terhadap istri kontraknya meski pernikahan mereka lebih dari dua minggu. "Ehm, maksud nya berhenti mendadak gitu, Mas? Kayak barusan, kan aku ada di belakang kamu, jadi ya wajar aku nubruk punggung kamu,

