"Capt, itu cewek tadi lumayan juga deh..." co-pilot tampak memecahkan keheningan. "Ambil buat lo kalau emang lo doyan." "Lah! Kenapa, Capt? Sayang banget di anggurin, Capt. Dia nafsu banget tuh deketin kapten sampai ikutan terbang segala..." "Jangan sotoy. Lagian, bukan waktunya buat mikirin cewek. Lo tau kan? Yang di rumah gua udah koleksi dua yang sah?" Tatapan sang kapten menatap lurus partner kerjanya. "Ya, kan lumayan, Bro. Kalau ada rejeki janagn di lewatin..." "Lagi gak minat." "Hmm...sepertinya sejak nikah lagi alias istri dua, auranya udah kewalahan...." Sang co-pilot terkekeh. "Sialan, lo!" Geramnya ikutan terkekeh, dan seketika terlintas senyum menggoda dan pose yang sok imut sang istri yang membuat sang kapten bergidik ngeri sambil menggeleng. "Kenapa, Bro?" "Enggak!

