Enrique pulang lebih cepat karena ada acara khusus yang diadakan oleh orangtuanya. Mamanya telah mempersiapkan setelan jas yang akan dikenakannya di acara itu. Ia sudah selesai berpakaian, berdiri di depan cemin panjang, yang memperlihatkan pantulan bayangan pria itu. Ia termenung menatapnya, lalu menghela napas. Bayangan pertmuannya dengan Deirdre melintas di otaknya. Apa ia sanggup berpura-pura dalam pernikahan itu, sementara yang ada di dalam pikirannya hanya ada Deirdre? Pertemuan waktu itu adalah terakhir kalinya ia melihat wajah cantik itu. Jika saja ia egois, Deirdre akan ia culik kembali, membawanya menjauh dan hidup bersama dengannya. Ia menunduk, tersenyum sinis. "Bodoh," gumamnya. Sudah hampir pukul 7 malam, saatnya ia pergi ke sebuah restoran mewah. Orangtuanya sudah memes

