"Aduh, ke mana sih tuh orang?" gumamnya, menoleh ke kanan dan kiri. Hari ini, bioskop sedang ramai. Dei bingung, apa stay di sini atau mencarinya? Kalau ia pergi mencari, takutnya Ethan malah kembali di sini. Tapi kalau tidak dicari, mereka akan ketinggalan film karena sebentar lagi mau mulai. "Telepon aja kali, ya?" gumamnya, lupa kalau ia menyimpan nomor pria itu. Ethan sedang apa sih, kenapa butuh waktu lama baginya untuk mengangkat telepon? Dei mendecak, telepon tidak diangkat. Lalu, ia menelepon lagi. Kepalanya sudah mendidih jika pria itu kembali tidak mengangkat telepon. Sepertinya Ethan selamat dari umpatannya, pria itu mengangkat telepon pada detik-detik terkhir. "Halo," sahutnya. "Bapak di mana?" tanya Dei agak sewot. "Di toilet. Tunggu saya di dekat pintu teater, saya

