11. Mata-Mata

1210 Words

Setiap hari, ucapan Kusnul makin melantur mengenai Sam. Wajah wanita itu kian semringah, seperti punya semangat baru, yakni menjodohkan anaknya dengan Sam jika memang pria itu masih sendiri. “Nduk, kamu dulu kenal Dokter Sam di mana?” tanya Kusnul menggebu-gebu suatu hari. “Nggak sengaja ketemu di jalan. Udah ah, Bu. Jangan bahas pria itu lagi.” “Tapi nggak tahu kenapa, Ibu punya firasat kalau kamu sama dia berjodoh.” “Bu ....” “Namanya firasat, Nduk. Bisa salah bisa benar. Tapi Ibu berharap benar.” Ivone justru punya firasat kalau Sam bukan orang baik. Bahkan berbahaya. Ya, meskipun pria itu dokter. “Kalau dia sudah punya istri, Ibu mau aku jadi istri kedua? Dih, amit-amit jabang bayik. Lagian ya, Bu. Nggak mungkin ada seorang dokter mau sama wanita pulu-pulu kayak aku.” “Eh, j

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD