40. Diskusi Hati?

1314 Words

“Kalau boleh tahu, dokter yang tugas saat ini siapa ya, Ners?” tanya Ivone. “Kebetulan hari ini jadwal Dokter Sam, Mbak.” Ivone meneguk ludah. Dalam hati ia bergumam. “Tuh, kan?” “USG-nya sekarang?” tanya Ivone lagi. “Iya, tapi sebentar. Saya konsultasikan dulu sama perawat di sana. Sama tolong isi administrasi pendaftaran dulu untuk pasiennya.” Ivone mengangguk. “Baiklah. Biar saya yang urus.” “Mbak, pinjem KTP boleh? Untung tadi aku bawakan tas punya Mbak.” Leni mengangguk lemah. “Ambil aja sendiri di dompet, Iv.” Tubuh Leni seperti tidak bertulang. Sangat lemas. Ivone menatap, tidak tega jika meninggalkannya. “Apa perlu hubungi keluarga Mbak juga?” Leni mengangguk lemah. Matanya terpejam, terlihat menahan sakit. “Tolong ambilkan ponselku.” “Siap. Izin buka tasnya.” Ivone mem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD