Bab.18 Tidak Bisa Dihindari

681 Words

  Setelah Merari kembali ke ruangan, Neni bergegas menghampirinya dan bertanya, "Apa yang disuruh oleh Pebisnis?"   Merari menyentuh stoking yang ada di sakunya, dan untuk pertama kalinya dia menahan diri untuk mengatakan yang sebenarnya, karena itu benar-benar memalukan.   “Oh, bukan apa-apa, hanya beberapa hal mengenai anggaran.” Merari tidak pandai berbohong, dan wajahnya memerah tanpa dia sadari.   Setelah mendengar ini, Neni berkata seperti sedang bergumam, "Kenapa aku merasa sikap Pebisnis kepadamu agak aneh."   Merari langsung berkata, "Dia tidak suka padaku dan ingin mengeluarkanku dari PT Makmur, tetapi aku tidak bisa diusir dengan mudah. Kamu bekerjalah dengan baik, aku akan pulang untuk cuti!"   Setelah mengatakan itu, Merari mengambil tasnya dan pergi.   Setelah keluar da

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD