Part 36

1833 Words

Sebuah mobil berhenti tepat di sebuah gang kecil yang berisi pemukiman padat penduduk. Alvaro menghembuskan nafasnya kecil lalu keluar dari mobil, sebelum meninggalkan kendaraannya, pria itu menyempatkan untuk melihat pantulan wajahnya di kaca spion.  Setelah merasa sudah rapi, Alvaro melangkahkan kakinya masuk ke dalam gang kecil itu. Jantungnya sedikit berbeda, seperti berdebar. Rasanya sudah lama tidak merasakan debaran yang menyenangkan seperti ini saat ini. Padahal dulu jika ia berkancan bersama gadis cantik, tidak seperti ini. Alvaro berhenti di depan sebuah kontrakan, saat hendak melangkah untuk mengetuk pintu, pria itu sontak menanggalkan sepatunya karena ingat Meira akan mengomelinya jika mengotori terasa kecil milik perempuan itu. Ia tiba-tiba tersenyum kecil mengingat betapa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD