21 [Crazy Seniority]

1157 Words

Sabrina kembali dipertemukan dengan Gara tiga hari berikutnya. Saat itu mentari bersinar dengan begitu teriknya, dan Sabrina baru saja melangkah masuk melalui gerbang sekolahnya. Berbeda dengan sikapnya tempo hari, kini Gara terlihat lebih kalem dalam posisinya yang tengah duduk nongkrong di atas motor gedenya yang baru saja diparkir. Pandangan cowok itu terfokus pada Sabrina lengkap dengan senyum misteriusnya. Merasa ada yang tak beres dengan tingkah Gara pagi ini, Sabrina mempercepat langkahnya. Bahkan saat cewek itu berjalan tepat di hadapannya, ia terus berpura-pura tidak sadar akan kehadiran cowok itu. Namun tanpa Sabrina duga, Gara malah bangkit berdiri dan ikut berjalan di belakangnya. Sabrina hanya pura-pura budeg tanpa ada niat sama sekali untuk menghentikan langkah atau menyap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD