Selamat membaca gengs! ** Tasya masih tak bergeming. Dia tidak menyangka akan bertemu dengan kakaknya secepat ini dan kenapa dunia sesempit ini sampai dia harus bertemu dengan Ibra yang ternyata mengenal Nevan dan Nessa. Kalau sudah seperti ini mana bisa dia menghindar dari kakaknya. “Akhirnya Abang bisa ketemu sama kamu.” Suara Ibra membuat Tasya tersadar lalu dia beranjak dari kursi hendak pergi namun tangan Nevan mencekalnya. Tasya menatap ke arah Nevan dengan penuh permohonan, tetapi Nevan menggeleng seolah mengatakan kalau dia harus tetap di sini. Ibra berjalan menghampiri Tasya yang berada di dekat Nevan lalu tanpa di sangka memeluk adiknya mencurahkan kerinduan dan kekhawatiran yang selama ini dia simpan sendirian. Sebagai kakak tentu saja Ibra merasa khawatir karena adik

