15 VERONA, THE CITY OF LOVE

1160 Words

“What’s wrong, miss?” tanya Marco sekali lagi. Kali ini ada kecemasan dalam nada suaranya. Renata yang tersadar, langsung menepuk-nepuk wajahnya sendiri dengan gugup. Tenang. Tenang. Tenang. Tenang….ujarnya sambil menepuk-nepuk wajahnya sendiri dan kemudian mengusap-ngusap dadanya. Sial!!! Siapa sih ini? “Miss Renata?” Suara Marco kembali menyadarkan Renata kembali ke alam realita. “Sorry, there was something inside my head…. I didn’t mean to..” (Maaf ada sesuatu yang kupikirkan… aku tidak bermaksud untuk…) Renata berusaha menjelaskan kondinya barusan dengan suara tergagap tapi Marco lalu menggenggam tangan Renata dengan erat secara mendadak. Kehangatan dari dalam genggaman tangan pemuda itu sontak mengalir ke dalam tubuhnya. Seperti obat ajaib, Renata langsung merasa rileks sek

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD