SPERM 13

1127 Words

Sperm 13     °   °       "THA..."   Sejak sampai di kostan Qilla, Bitha cuma diem. Buat semua yang kenal Bitha kayak gimana, mereka lebih memilih saat Bitha marah-marah, main gebuk, main tonjok, bukan Bitha yang kayak hari ini. So quietly.   Andi udah nelpon Qilla barusan minta agar Qilla jagain Bitha dulu.   "Tha... You must eat something."   Bitha geleng kepala. Qilla udah hampir kehabisan ide buat bikin sahabatnya itu makan. Ini udah dua hari loh! Dan makan siang yang sengaja Qilla beli pun gak disentuh sama sekali.   Andi dan Yoko dateng. Qilla natap Andi kuatir.   "Gimana dong, bang? Bitha gak mo makan..."   Andi duduk di tepi ranjang. Menghembuskan nafas berat. Bukan Bitha aja yang kacau, dirinya pun sama. Tapi kalo dia juga mesti terpuruk, lalu siapa yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD