39

600 Words

"Apa ada yang terjadi tadi malam?" "Ya....Vian diteror" Jayden dan Ray kini tengah berada Cafe, sehabis mengantar Vian ke kampus. Ray menelponenya dan meminta Jayden kemari. "Sudah ku duga, b******n itu tidak akan tinggal diam. Rasanya sia-sia aku bersikap baik dengan cara langsung membunuh Marcia, harusnya aku siksa dulu Marcia" Rau berdecak tidak suka, ini namanya air s**u dibalas air tuba. Sudah baik Ray langsung mengirim Marcia ke tempat keluarganya tampa rasa sakit, tapi kekasih Marcia tampaknya tidak tau terimakasih. Bukankah yang dilakukan Ray itu baik? "Itulah....kau terlalu memakai perasaan, coba kau siksa dulu sampai dia memohon mati" ucap Jayden ikut mendukung. "Victor, b******n itu bekerja sama dengan b*****h s****n itu" "Yang kau sebut b*****h itu kakak mu sendiri"

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD