Di malam bulan purnama Bab 4

784 Words
tepat di malam bulan purnama sang nona arlina yang masih belum bisa mengontrol emosinya berubah menjadi ganas dan mata pun memerah dan berteriak kesakitan "ahkkkk sakitttt" teriak arlina terdengar hingga di ruang bawa alea dan para pelayan pun berlari menghampiri kamar nona mudanya klotak klotak klotak klotak menaiki anak tangga dengan berlari secepat mungkin setelah sampai di depan pintu kamar nona arlina pun mengedor pintu dan berteriak "nona apa kau baik-baik saja " sambil menguping pintu arlina pun tidak menggubris nya hingga akhirnya alea pun mendobrak pintu kamar arlina bruakkkkkk ternyata arlina pun sudah merasakan sakit sekali dan menyerang alea srakk srakk alea pun menghindar lalu alea pun memerintahkan para pelayan untuk membawakan tali "cepat kepung lalu ikat nona arlina " pelayan tangguh pun langsung menyergap dan mengikatnya bruak bruak dan terikatlah arlina sambil meraung ini adalah perubahan k lima bagi arlina ya arlina adalah serigala yg tergolong masih muda di bandingkan alea lalu setela berhasil di ikat alea dan para pelayan pun menekan terlebih dahulu agar nona arlina tidak merasakan sakit "pelayan tahan tali nya "seru alea kepada pelayan setela di tekan selama 3 jam arlina pun melemas lalu tertidur alea pun juga sama dia terlemas karena tenaga pun terkuras habis pelayan pun juga mengantarkan alea kembali k kamar nya lalu alea pun menelpon paman Ardian tidak lain adalah ayah arlina tuttt tuttt tuttt "iya alea ada apa kau menelfon malam-malam" seru paman ardian "paman aku sudah tidak sanggub lagi menahan perubahan arlina paman" cerita alea kepada paman ardian "apa belum ada perubahan ini sudah perubahan yg ke lima kali ??' seru Ardian terhadap alea "iya paman makin kuat paman kita harus segera menemukannya paman " kata alea "betul kita segera cari renkarnasi pangeran Sinjai jawab paman "apa paman tau lokasinya ??tanya alea kepada paman "paman akan tanya kepada tuan sekte ya iku kakek arlina pasti tau lokasi dimana renkarnasi pangeran Sinjai " jawab paman "baik paman segera mungkin kemarilah aku pun juga terluka "!! seru alea "baik alea besok paman ke sana " lalu mereka mengakhiri telfonnya dan ya alae pun naik di atas ranjang dan dia bermeditasi dan di sisi lain tuan Arga sudah berada di sebuah cafe xxx ya Arga yang sudah berjanji akan bertemu dengan arlina untuk makan malam dan akhirnya pun terpaksa batal pada saat alea akan bermeditasi alea teringat akan makan malam tersebut hingga alea menelfon tuan Arga "tutt tuutt" "iya siapa "jawab Arga "tuan Arga ini saya assisten nona arlina " seru alea "oh nona alea iya ada apa " tanya Arga terhadap alea " tuan Arga untuk saat ini nona arlina tidak bisa menghadiri di karena sakit mendadak" ucap dari nona alea "ah pantas saja tidak bisa di hubungi "seru Arga "baiklah salam pada arlina cepat sembuh " "baik tuan Arga saya mohon maaf sekali tuan"!! "baik tidak apa nona alea " jawab Arga "baik pak " seru alea "oh nona alea boleh saya bertanya di mana rumah nona arlina ??" "ah tuan bisa datang di villa nona arlina " "boleh saya tau alamatnya ?? tanya Arga pada alea "jalan bukit tinggi villa nomer 20" seru alea "baik nona terimakasih" jawab Arga pada alea setela itu mereka mengakhiri telfonnya dan akhirnya pun Arga pulang dengan raut wajah yang murung karena makan malamnya gagal setelah sampai di rumah Arga pun masuk dengan wajah yang di tekuk hingga melewati aries pun Arga pun tak gubris sampai aries pun melototi Arga yang melewati nya tanpa sepatah katapun "hai tuan Arga kenapa wajahmu sangat buruk??" tanya aries terhadap Arga "nona arlina mendadak sakit "jawab Arga "apa jadi kau batal makan malam dengan nona arlina "!! seru aries kepada Arga lalu Arga pun mengangguk kan kepalanya sambil berkata "iy tadi nona alea menelfon ku" Aries pun langsung duduk di sebelah Arga dengan penuh harapan dan berkata "hmm boleh aku minta nomer nona alea" sambil tersenyum imut di depan Arga Arga pun pergi dan meninggalkan Aris sambil melemparkan jasnya di wajah Aris sambil berkata "dasar kau bucin " sambil terkekeh "hai Arga bantu aku lah agar aku tidak jadi jombloh akut" sambil mengikuti Arga di belakangnya "Arga apa kau tega pada ku argaaa"teriak Aris Aris pun menjawab "aku mengantuk besok saja kau minta sendiri kepada nona alea karena besok kita akan pergi ke villa nona arlina"" ucap Arga pada Aris "kau serius kita akan ke sana apa kau tau alamat villa nona arlina?? tanya Aris "aku sudah meminta alamatnya pada nona alea" sambil tersenyum jawab Aris "baiklah aku juga akan tidur lalu besok memilih baju " Arga pun menjawab " untuk apa kau sibuk memilih baju " " setidaknya aku agar tidak kalah tampan dengan mu" serunya Arga menggeleng kan kepalanya sambil berkata"baiklah asal kau bahagia" lalu mereka masuk kamar masing-masing
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD