Chapter 14 : Membiasakan Diri (Lunar's POV)

1740 Words

Sejak hari itu, setiap melihat Elio, aku tidak bisa menatap matanya lagi. Dan Elio pun mulai sering menggangguku di kantor maupun saat aku sedang menemaninya pergi ke pertemuan dengan klien nya. Seperti hari ini, kami saat ini sedang berada di salah satu restoran hotel ternama di Jakarta. "Lunar, kamu kenapa sih makin hari makin keliatan terang banget kaya bulan." Katanya saat aku dan Elio sedang menunggu kedatangan klien Elio. Aku menatap nya tajam, berusaha sebisa mungkin untuk tidak merona. Apa-apan itu kenapa aku harus disamakan dengan bulan. Bahkan bulan saja hanya bisa bersinar dengan bantuan cahaya matahari. "Bulan itu ga terang pak kalo matahari nggak kasih dia cahaya. Dan juga permukaan bulan kan nggak rata, jadi maksud bapak muka saya nggak rata gitu?" jawabku sambil menusuk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD