Lunar pergi keluar dari ruangan Elio. Perutnya sudah berbunyi keroncongan. Lunar berjalan sendiri ke arah kantin yang ada di rumah sakit. Lunar menuju salah satu penjual nasi goreng yang ada di kantin rumah sakit tersebut. "Bu, mau nasi goreng satu, mie goreng satu, kentang goreng satu, sama es teh manis ya bu, makan disini aja." Lunar memesan makanannya dan menyerahkan beberapa lembar uang lima puluh ribu kepada pemilik warung. Lunar duduk di tempat yang sudah tersedia di kantin tersebut. Sambil menunggu pesanannya datang, Lunar memainkan handphone nya membuka sosial medianya dan menscrool halaman sosial medianya. Saat Lunar sedang memainkan handphonenya, ada seseorang yang mengagetkannya dari belakang. Doorrr Lunar yang terkejut langsung melihat ke arah belakangnya. Saat Lunar berbal

