Malpraktik

1598 Words

Ayah, bunda dan mas Aris memandangku penuh rasa terkejut karena Rengganis yang selama ini tomboi dan kurang suka baju lengan panjang mendadak berubah. "Kamu serius? Kalau sudah mantap berhijab, lebih baik enggak buka tutup loh Nis." "Bunda bener. Insyallah Ganis sudah memantapkan hati." "Kalau untuk baju biasa lengan panjang kita bisa beli sekarang, tapi untuk baju dines, bagaimana? Apa mau menjahitkan baju seragam dulu, setelah jadi, baru berjilbab?" tawar bunda. Aku berpikir sejenak. "Nggak bisa Bunda. Aku ingin berjilbab lusa saat masuk dines setelah aku cuti." "Lantas, bagaimana dengan seragamnya? Tidak mungkin kan menjahit tiga potong seragam dalam waktu sehari?" tanya bunda bingung. "Ganis ada ide, bunda tenang saja. Yang penting Ganis telah mengatakan keinginan Ganis dan bund

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD