Jinan melamun seraya memikirkan kata-kata yang diucapkan oleh Anita tadi. Tangannya tetap bergerak memotong kecil-kecil wortel di atas talenan. Walaupun tak semua warga desa yang datang ke acara ijab qabul mereka saat itu, tetap saja mereka pasti saling bergosip ria dengan yang lainnya dan sampai menyebar dengan cepat. Ya, Jinan paham mungkin mereka sangat penasaran karena ia dan Randu tiba-tiba dinikahkan begitu saja. Bahkan secara siri. Waktu ijab qabul saja sudah ada yang berbisik bahwa dirinya hamil di luar nikah dan karena mereka tinggal bersama sangat memungkinkan itu terjadi. Jinan memejamkan matanya … semua itu tak benar. Saat itu, ia hanya diam dan tak terlalu dipikirkan karena ia pikir ucapan itu hanya akan berakhir saat mereka selesai mengadakan acara. Namun, ternyata salah. Me

