Sea - 32

1332 Words

Berdiri di dekat jendela yang terbuka dan menampilkan pemandangan laut di pagi hari yang indah merupakan suatu kebahagiaan. Melihat pemandangan di depannya kini, membuat Jinan merasa tenang dengan apa yang barusan ia lewati. Dirinya memejamkan mata seraya mengusap kedua lengannya. Angin yang berembus terasa menusuk kulitnya dengan lembut. Lalu, tiba-tiba ia merasakan pelukan dari seseorang di belakangnya. Tangan besar pria itu menyusup di pinggangnya dan melingkar dengan sempurna di perutnya. Kepalanya ia tumpukkan di pundaknya. Kemudian, ia merasakan kecupan mampir di sana. Jinan membuka matanya dan melirik ke samping. Terlihat sang suami yang tengah tersenyum lembut kepadanya.  "Geli ..." ucapnya. "Awas ... aku mau lanjut masak," lanjutnya seraya berusaha melepaskan tangan suaminya yan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD