BAB 31

1562 Words

Perut datar dan berbentuk dadu terasa berat dan sesak seperti sedang ditindih oleh sesuatu yang berat. Pria yang sedari tadi tertidur kini membukakan mata, melihat seorang gadis yang duduk di atas tubuhnya tanpa sehelai busana. Ia melirik ke arah lain. Melihat gadis tengah menutup mata yang melihat mereka berdua di atas ranjang. Chyntia membalikan tubuhnya dan berlari keluar. Memilih tidak mengganggu dua insan yang saling melepas kerinduan. Bulir-bulir air mata berjatuhan melewati pipi mulus yang kini terasa dingin. Janji yang sudah ditepati hanya selang beberapa hari sekarang akan di ingkari. Semua pria ia anggap b******k dan selalu ingkar janji. ‘Kenapa hatiku sakit melihat mereka berdua.’ Chyntia mengusap dadanya dan mencari udara segar. Joehan yang sadar dirinya tadi sangat mabuk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD