Dua sejoli saling bertatapan mata dan mengatur nafas. Joehan hanyut ke dalam mata indah gadis yang ada di hadapannya. Mata indah itu membuat ia lupa akan segalanya. Chyntia juga ikut hanyut ke dalam tatapan dengan binar indah milik Joehan. Mereka beberapa detik saling bertatap mata tanpa ada yang berkedip. ‘Sadar, Chyn. Pria yang ada di depanmu itu adalah musuh. Jangan hanyut terbawa suasana. Ayo berontak dan pergi, jangan ikut dan terbuat dengan tatapan indahnya.’ Suara hati dan tubuh Chyntia tidak sinkron. Mata dan tubuhnya seolah meminta sesuatu yang lebih dari Joehan. Sedangkan pikirannya menyimpan dendam pada pria tersebut. ‘Sadar Chyntia, kenapa sulit sekali untukmu mengedipkan mata.’ Wajah Joehan semakin mendekat ke arah wajah gadis yang ada dibawahnya. Mereka akhirnya saling

