32. Petunjuk yang Tetap Tersembunyi

1614 Words

Ketika Sharon menyajikan makanan itu di meja makan, dia memandang beberapa menu yang dia buat bersama dengan Yasha, tiba-tiba Marvel pulang dan menghampiri mereka. Sharon menggeser buku catatan tempat dia menuliskan beberapa hal penting terkait menu masakan yang dibuat. Agar lebih mudah jika dia lupa. “Sudah pulang?” sapa Sharon. Marvel mengangguk kecil dan menarik kursi di meja makan. “Kelihatannya enak,” ucap Marvel, lalu dia melihat Yasha menggeser penataan piring di meja untuk mengoreksi Sharon. Marvel menatap jemari Yasha yang sudah ditempel plester. Septi membantu menuangkan air minum untuk Marvel. Yasha melihat tatapan Marvel menuju jarinya itu, dia segera menarik tangannya. Sharon pun melihat ke arah tatapan Marvel, “tadi Mas Yasha kena pisau saat mengiris bumbu,” ucap Sharon

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD