Mengerti dengan apa yang terjadi di dalam sana, Dilara mengurungkan niatnya untuk membuka pintu. Ia melepaskan tangannya dari kenop pintu dan melangkah mundur. Mungkin sekitar lima sampai tujuh langkah kecil ia berhenti. "Ma, Mama di mana?!" teriak Dilara. Entah dapat ide dari mana, gadis itu berencana untuk menghancurkan pertempuran ibunya dengan Serkan. Jangan sampai ada adegan yang akan membuat ibunya hamil dan gagal merebut Serkan. "Mama?" panggil Dilara lagi. Sementara di dalam, pasangan yang sedang saling tindih mulai panik. Sebenarnya tidak bagi Serkan dan hanya Guzel. Wanita itu takut Dilara akan memergokinya. Ya, meskipun putrinya sudah besar dan akan mengerti jika dijelaskan. Namun, ia tetap tidak ingin putrinya melihat adegan itu. "Kita lanjutkan nanti saja, Mas," ujar Guze

