23. Dasar Mahesa!

1408 Words

Tubuh Mahesa menegang seketika, saat Andra—ketua Elang memberinya tantangan untuk menjadi anggotanya. "Jangan itu lah," tawar Mahesa. "Laki bukan lo?" tanya Andra, meremehkan. "Laki lah!" Andra tersenyum tipis, lalu mengeluarkan sapu tangan dan mulai menutup mata Mahesa. Perasaannya mulai tidak enak. Mahesa berontak. "Woi! Kenapa pake di tutup segala sih elah!" "Diem, Echa!" ujar Wildan, membuat Rama tertawa. Dirinya di papah menuju atap sekolah, tanpa Mahesa sadari geng Elang sedang menahan tawa. Lihat saja nanti, pasti reaksi lelaki itu akan sangat lucu bagi mereka. Ketawa jahat gengs... Setelah dirasa sudah sampai, perlahan Mahesa membuka penutup matanya. Tidak lama kemudian, dirinya lari terbirit-b***t ketika melihat kucing di depan matanya. Kenapa bisa ada kucing di sini sih,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD