25. Kejutan

1603 Words

"Ini bukan lo banget, Win! Sumpah, gua kecewa sama lo." "Enggak, Gar. Dengerin penjelasan aku dulu," balas Wina di dalam sel. "Penjelasan apalagi? Penjelasan, bahwa lo seorang pembunuh, Iya?" Wina menggelengkan kepalanya cepat, dan meraih pergelangan tangan Gara lewat celah. "Please... Dengerin aku dulu, kamu gak boleh percaya gitu aja, aku bisa jelasin Gar." Gara menghempaskan tangan Wina, yang mencekal lengannya. "Kamu perempuan, Win. Gak seharusnya melakukan hal sebejat itu." "Kamu salah paham, Anggara! Bukan aku yang melakukannya!" Wina masih bersikeras, untuk menjelaskan. "Salah paham? Jelas-jelas, sekarang lo berakhir di sel kayak gini, salah paham apa yang lo maksud hah?!" "Jam besuk sudah habis, silahkan meninggalkan tempat, Mas." Anggara mengangguk sekilas kepada polisi ter

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD