27. Kehilangan jejak

1424 Words

Macet, satu kata yang mewakili daerah Jakarta hari ini. Banyak orang yang mengeluh akibat ini, salah satunya Anggara. Ia harus segera mengantar Melody tepat waktu, agar adiknya itu tidak terlambat. "Macet banget, Mel." Melody mengangguk. "Ya mau gimana lagi bang, tungguin aja." "Lo bisa telat." "Kalau telat ya dihukum, gampang." Melody nyengir tidak berdosa. "Gua gak mau lo kecapean," ujar Gara. "Ceileh, dihukum segitu doang mah gak bakal buat Mel kecapean bang." Melody terkekeh. "Mel kan, strong!" "Gaya lo." Gara mengelus-elus rambut adiknya. Setelah lima belas menit macet-macetan di jalan, Anggara berhasil mengantarkan adiknya dengan tepat waktu. Gerbang sekolah belum ditutup, itu artinya Melody belum telat. "Belajar yang bener, dunia perkuliahan gak semain-main pas lo masih SMA

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD