“Apa yang kau pegang?” aku bertanya bukan karena tidak tahu namun lebih pada disebabkan Gavin yang terlihat terpekur dengan kertas yang ada ditangannya. Melihat dirinya yang nampak serius tentu saja itu pasti pesan yang dikirimkan Kaisar secara khusus terhadapnya. Lebih pada curahan hati seorang kakak terhadap adik kesayangannya, dan aku merasa ingin mengetahui apa yang ditulis pria tulus itu terhadap kakaknya. “Kau bertanya karena tidak tahu atau apa?” ujarnya melirik kearahku yang telah berdiri sambil menyilangkan kedua tangan didepan d**a. “Penasaran saja. Apa jika aku tidak memergokimu saat ini kau tidak mau membaginya denganku?” aku melihat sebelah tangannya yang memegang kertas nampak sedikit mengepal menyebabkan kertas tersebut lusuh oleh ulahnya. Mengapa dia perlu bereaksi seber

