Ino pov Letti sudah berada di apartemennya. Sudah seminggu Letti hanya berdiam diri di apartemennya. Kebosanan tengah menyelimutinya, dia ingin keluar dari rumah secepatnya namun kakinya masih di balut perban. "Yang... Bawa aku keluar dong... Bosen tau di rumah!! Ke ruko ya? Ayolah yang... Aku bosen" rengek Letti "ya udah iya... Kita ke ruko!! Tapi kamu ga boleh kerja dulu!" "Yang, yang sakit itu kaki aku bukan tangan sama otak aku! Jahat kamu ih!! Aku mau kerja pokoknya, laporan dan berkas lain pasti numpuk di meja aku! Dan kamu ga mungkin ngerjain!!" dan omelannya mulai keluar "Astaga... Susahnya kasih tau kamu itu! Oke oke aku nyerah! Kamu siap-siap.. Kita ke ruko!" "Yes... Love you sayang.." Aku mendengus kesal, percuma juga debat karena aku selalu kalah. Setelah berganti pakai

