Part 18

1254 Words

Ino pov Sekarang Letti berada di ruang perawatan, kamar yang memang khusus untuknya. Di kamar itu, Letti masih setia menutup matanya. Sedangkan di sampingnya sudah ada box bayi yang berisi anak kami. "Ehm.." Aku mendekati wanitaku, dan ku coba untuk memanggilnya. "Han.. kamu udah sadar?" "Ya.. apa aku tidak jadi masuk surga?" "HAN!!" "Ayolah.. jangan marah.. dimana anak kita?" "Tepat di samping ranjangmu" "Perempuan kan? Pasti cantik seperti aku!" "Ya... kalian memang mirip.. bahkan anakku sendiri menolak kehadiranku di tubuhnya" ujarku kesal "Auh.. Kau membuat perutku kram, Ino!" "Maaf.." "Berikan anak kita nama!" "Shaffira Queena Aldino!" "Cantik.. aku suka.. apa kau akan membawanya sekarang?" "Kau membuatku muak!! Berhenti berkata seperti itu!" "Baiklah.. aku minta maaf

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD