putri bimbang

355 Words
semenjak guntur hadir jadi penyelamat hidup putri. perasaan putri mulai bimbang putri mulai cemburu liat guntur sama cindy, tapi putri mencoba usir semua perasaan itu tapi ga berhasil. putri akui aldo baik setia ga pernah buat hati putri terluka, berbeda dengan guntur perasaan putri tak ada pada guntur tiba-tiba muncul perasaan saat putri dalam bahaya guntur selalu ada hingga putri bimbang dengan pilihan nya. persiapan pernikahan putri tinggal hitungan hari putri dan aldo tak sabar menunggu hari puncak yaitu hari resepsi pernikahan nya dengan aldo,, aldo dan putri tengah melakukan pemotretan praweding yang bertema mengejar mentari senja yang penuh dengan awan awan yang berwarna merah dan putih dan kekuningan menambah indahnya pemandangan senja, seperti dalam lukisan. sementara guntur dan cindy asik bercanda ria di sebuah cafetaria tempat cindy bekerja, asik mesra mesraan putri dan aldo datang mengantar undangan. "maaf waktu anda terganggu ada ada acara sejenak dari tuan rumah"" canda putri sambil memberikan kertas undangan yang dilapisi dengan hiasan mewah, "akhirnya teman sejawat ku nikah juga!! kata cindy sambil senyum senyum penuh sindiran. guntur menutup mulut cindy,, hingga cindy mencubit guntur hingga mengaduh. aldo dan putri cuma bisa geleng kepala lihat sepasang kekasih yang lagi menikmati masa masa pacaran. menjelang pernikahan putri dan aldo, aldo tiba-tiba menghilang dari putri dan cindy karena guntur tak sanggup melihat pernikahan putri dan aldo, putri menghubungi cindy yang lagi panik kekasih nya hilang tiba-tiba,, putri ingat guntur menitipkan surat saat putri malam itu datang mengantar undangan, putri baru sadar ada surat di dalam tasnya entah kapan guntur memasukkan nya. putri membuka amplop putih yang isinya,, dear putri putri Terima kasih udah datang dalam hidupmu gue,, meski aku nyebalin tapi, aku sengaja cuma cari perhatian kamu, oh ya putri semoga lo bahagia ya putri, guee ikut bahagia ko malah gue senang sekali ada orang yang bisa jagain eloo. oh ya soal aku sering ada saat kamu dalam bahaya gue jujur gue, selalu ikutin elo gue sengaja ga bilang biar elo ga curiga tapi gue selalu kepikiran kalo kamu sering pulang sendiri sangat bahaya tauu,, udah itu aja gue mau liburan ke Bali, selamat tinggal putri impian ku dari guntur bye
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD