"Sayang ... " Panggil Moondy "Iya sayang ?" Jawabku. "Kita kembali ke Semarang ya ?" "Hah ?" "Aku pikir sudah tidak ada gunanya juga disini. Toh Pelangi juga tidak memberikan aku kesempatan." "Kamu yakin ?" "Iya. Aku sudah menemuinya tadi dan memang sepertinya tidak ada harapan lagi untukku." "Kamu menyetujui perceraian itu ?" "Iya. Aku sudah menandatanginya langsung dan menyerahkan kembali padanya." "Kamu tidak sedang emosi kan ? Aku takut nanti kamu menyesal sayang." "Aku yakin. Kamu beres-beres ya ?" Aku tidak yakin apakah keputusan kami untuk kembali ke Semarang ini keputusan yang salah atau benar. Tapi aku tidak berani untuk membantah atau menghalangi keinginan Moondy. "Kamu istirahat dulu aja. Biar aku yang beres-beres." Kata Moondybegitu kita sampai di rumah kami di

