"Fahri." Suara itu mengagetkan Fahri yang baru saja memasuki rumah, ia baru saja mengantar Diva pulang. "Iya." Fahri melangkah ke arah sang Mama yang duduk di sofa ruang tamu, wanita paruh baya dengan wajah teduh itu tersenyum menyambut kedatangan Fahri. Fahri menyalami punggung tangan Indah. "Dari mana saja?" tanya Indah. "Habis main sama Diva, Ma," kata Fahri. "Fahri, Mama cuma mau bilang. Jangan terlalu sering ke rumah Diva," kata Indah membuat Fahri tercengang, ia tak ingin kejadian masa lalu terulang lagi. Di mana Indah melarang Fahri untuk menjalin hubungan dengan Dira, statusnya sebagai jandalah yang menghalangi restu dari Indah. Sebenarnya bukan masalah Dira janda saja, ada masalah lebih pelik lagi yang mengganjal Fahri mendapatkan izin untuk meminang Dira. "Kenapa, Ma?" tany

