Kalau ada satu suara di dunia yang patut diapresiasi karena keindahannya yang terdiri atas segala kesederhanaan, maka satu suara yang bisa dinominasikan untuk itu adalah suara burung gereja. Sosoknya yang kecil seringkali dikaitkan dengan kesendirian, kesedihan, dan kelemahan, namun suaranya yang merdu dan indah selalu menyenangkan untuk didengarkan. Beberapa lagu mengenai burung gereja menempatkan ia pada sebuah posisi dimana keadaannya terlihat begitu hina dan rendah, namun burung gereja tetap bertahan sampai di akhir nyanyian. Pagi itu, Raa dibangunkan oleh suara burung gereja yang berhembus masuk lewat sela-sela jendela kamarnya. Ia tidak pernah memperhatikan keberadaan burung itu sebelumnya. Suaranya yang lembut dan halus membuat keberadaannya sering dilupakan, terutama apabila sang

