57

1083 Words

"Lho Pak? Kenapa tidak kabarin dulu kalau mau datang ke studio Pak?" Sutradara langsung berdiri melihat kedatangan Tuan Fadli di antara kami. Beberapa orang terlihat langsung bergerak cepat untuk membereskan beberapa benda yang berantakan di sekitar kami. "Oh santai saja... Tidak perlu dibereskan aku hanya datang ke sini, iseng." "Tapi biasanya Anda jarang sekali Pak." "Aku sedang mencari Nyonya Alya. Ternyata ada di sini bersamamu." "Oh bila ada janjimu dengan beliau silakan Pak. Saya benar-benar tidak tahu kalau anda sudah ada jadwal dengannya." Pas sutradara melirikku dengan gesture yang malu dan juga tidak enak pada Tuan Fadli. "Ah, biasa aja. Aku akan menunggu di luar Kalau pembahasan kalian sudah selesai." "Iya Pak." Aku dan Pak sutradara serentak menjawab, pria itu tersenyum

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD