Bab 92 Antara Cinta dan Obsesi

1094 Words

Pembahasan yang sia-sia belaka! Wataru juga harus buru-buru memberi tahu kabar Misaki pada keluarganya dan segera kembali ke rumah sakit melihat perkembangan perempuan itu. Lagi pula, hanya akan buang-buang waktu saja jika menginterogasi NEET macam Tokuma. NEET? Aku tidak sama dengan pria aneh ini! geram Wataru dalam hati. Senyumnya dalam sekejap terlihat mengerikan, Tokuma mundur sekali dengan kedua bahu dinaikkan. "A-ada apa?" "Hah... Apa masih ada hadiah yang dikirimkan hari ini?" Ia memiringkan tubuhnya ke arah pintu depan apartemen Misaki. Kosong. Tak ada apa pun di sana. Meski dari sudut matanya, ia sudah bisa menebaknya sedari tadi. "A-aku sudah membereskannya! Sudah kusimpan di gudang, kok!" Wataru menoleh padanya, mukanya berubah gelap. "AKAN KUBAKAR! AKAN KUBAKAR SEMUA

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD