"Misaki, apa susahnya melepas topengmu itu lalu kita 'bersenang-senang' sedikit? Jika kau membuatku puas, mungkin aku akan meringankan sedikit penderitaanmu. Playboy dan playgirl saling bermain. Bukankah itu menarik?" "Kau benar-benar sakit jiwa, Toshio Wataru! " Misaki memasang tampang jijik, nada suaranya menggeram penuh kebencian. Sudut bibirnya tertarik, dingin dan licik, ekspresi yang selalu ia pasang ketika menaklukan lawan-lawannya selama ini. "Ini uangnya, Wataru-kun! Susahnya ketemu~ Kalian bertengkar gara-gara uangnya lama, ya?" Mika menyodorkan uang pada Wataru, pelipisnya dipijit-pijit. "Tidak. Hanya salah paham, kok." tangannya mengelus lembut puncak kepala Mika. "Ini. Uangmu. Ambil saja kembaliannya." Ia menjatuhkan uang itu dengan sengaja ke lantai samping. KURANG AJAR!

