Bab 73 Ngambek

1523 Words

Shiori mengerutkan kening untuk kesekian kalinya selama dua jam terakhir semenjak drama buket mawar ungu mereka. Ia memandang tak percaya dan kesal pada adiknya yang kini berbaring mengenakan kaos putih polos di sofa seraya memunggunginya. "Sampai kapan kau mau seperti itu, Wataru?" "Keluarlah... aku tidak ingin diceramahi lagi..." gumamnya pelan,suaranya terdengar lemah dan parau. "Aku tidak akan keluar sampai kau setidaknya makan beberapa suap. Makanan ini sudah aku pesan banyak sekali! Dan... aku minta maaf, ok?" Shiori duduk bersandar menyilangkan kaki dan tangan di sofa malas, memandang berbagai macam makanan di atas meja dengan perasaan bersalah—makanan itu sengaja dipesan untuk membujuk adiknya yang tengah merajuk gara-gara ceramahnya tanpa ampun menyindir masa lalu yang dibenci

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD