Nyatanya mengurus bayi tidak semudah dibayangkan Gama dan Luna. Terlebih hal itu pertama kalinya mereka jadi orang tua. Setiap malam jika bayi mereka menangis, entah karena haus, ganti popok, atau karena terbangun. Luna maupun Gama bergantian untuk menenangkan bayi mereka. Awalnya Gama tidak berani menggendong Abizar, tapi ia diajari langsung oleh ibu mertuanya Alya dan akhirnya bisa. Gama juga harus bisa karena tidak mau menyusahkan Luna sendirian. Luka di perut Luna belum sembuh sepenuhnya. Ia tidak tega jika membiarkan Luna mengurus bayi mereka sendiri. Berkali kali Luna bangun dari tidur hanya untuk menggendong bayi mereka. Meski dalam keadaan mengantuk sekali pun. Kadang Luna mengeluh kesakitan karena luka jahit di perutnya terasa nyeri. Belum lagi jika Luna menangis karena tida

