111 - Undangan Pernikahan

1524 Words

Gama dan Luna sama sama tercengang saat melihat tamu yang datang. Sudah lama keduanya tidak bertemu tamu itu. Anrez Fahreza dan Alea mantan rekan kerja Gama dulu. “Apa kabar kalian?” tanya Gama. “Baik, Pak Gama.” Balas Alea. Luna terkekeh. Meski ia dan Anrez sudah jarang bertemu karena kesibukan masing masing, keduanya tetap berhubungan baik. Lucunya, dulu mereka berdua itu tidak akur. Luna ingat sekali saat Abi masih bayi. dan lima tahun kemudian keduanya datang lagi. Tapi bukan dengan memasang wajah saling kesal lagi. Ada yang aneh, mau menebak juga Luna takut salah. “Udah baikan nih jadinya kalian? Soalnya pas awal ketemu pas Abi masih bayi.” Alea dan Anrez saling melirik, mereka tertawa kemudian. Gama dan Luna semakin bingung. Alea menunjukkan jari manisnya yang tersemat s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD