Barusan aku sudah menyelesaikan membuat poster untuk memberitahukan kepada siswa-siswi di SMA ini bahwa club jurnalistik sedang membuat projek majalah sekolah untuk bulan depan dan kami membutuhkan kiriman cerpen atau puisi dari mereka. Kini aku tengah menunggu Vienna selesai membuat caption untuk poster yang akan dipublikasikan di i********: club jurnalistik kami. "Kaya gini caption-nya?" tanya Vienna sembari menunjukkan layar laptopnya. Membaca tulisan yang tertera di sana, aku merasa ada yang kurang. Setelah sadar dimana letak kekurangannya, aku berkata, "Lo lupa belum cantumin link buat ngumpulin karyanya." "Oh iya," gumamnya seolah teringatkan. Ia pun segera membuat link untuk mengumpulkan berkas karya dan mencantumkannya di caption untuk poster itu. Vienna

